Curhat Banana: 5 Mei 2010

Dear Dibana,

Dibanaku tersayang, udah sebulan kita engga ketemu yah! Hiks…hiks… Banana tadinya engga akan ngaku sama kamu– soalnya Banana tahu, kamu engga bisa ngasih masukan yang berarti . Tapi Dibana bingung harus curhat sama siapa lagi. Temen-temen Banana di kelas pada comel semua, apalagi kalau Banana cerita masalah penghianatan Gomes sebulan yang lalu sama si Domain Dot Com. Bisa-bisa Banana jadi artis terkenal di sekolah.

Kamu pasti pengen tahu gimana kelanjutannya, setelah kisah penghianatan Gomes sama aku kan, Dibana?…

zzzzzzzzz…..

Apa? Dibana engga mau tahu?

zzzzzzzz….

Ya udah…Banana bakar aja kamu, ya?

!!!!!!!!

Nahhh….gitu dong minta ampun! Kamu itu cuma buku diary,  jadi jangan ngelawan sama Banana. Aku ini majikanmu, Dibana! Hohoho…

Ulangin lagi, y curhatnya! Tadi iseng pengen jailin kamu

Dear Dibana,

Aku udah sebulan engga ngomong, engga smsan, engga cupcupmuahmuah, sampe engga sundul-sundul perut sama Gomes. Penghianatan Gomes memang engga bisa dimaafkan. Cintanya selama ini sama Banana ternyata palsu. Rayuannya selama ini juga ternyata bohong besar. Banana dibutakan sama yang namanya Cinta.

Sehari setelah kejadian itu, Banana engga masuk sekolah. Banana meliburkan diri selama 1 bulan. Bujukan untuk masuk sekolah dari Papih dan Mamih– Banana tolak mentah-mentah, rayuan piknik oleh Adik Banana, Sanana, di Gunung Merapi juga Banana tepis karena kesedihan Banana tidak mungkin dibagi dengan Mak Lampir. Telepon dari Gomes, selalu Banana reject. Kiriman bunga bangkai dari Gomes juga selalu Banana kasihin ke kucing tetangga sampe mereka mat kehabisan nafas. Dan yang terakhir, kemaren pagi, Gomes nyanyi-nyanyi di depan rumah Banana– nyanyiin lagu Sabu-nya (dibaca: sarapan bubur-nya) Alam juga enggak Banana dengerin.

Banana benci sama yang namanya Gombloh Sutarjo alias Gomes. Banana benci dia! Apalagi temen-temen Banana yang tadi siang dateng, ngelayat Banana bilang: Gomes sekarang jadi pasangan termesra bareng Julia Internetia-nya. Hati Banana ngerasa semakin terbakar. Apa yang Gomes lakuin kemaren-kemaren sebenarnya cuma pengen jadiin Banana jadi Backing Powdernya, dia!

Tadi sore, Banana cukup sadar, dan benar-benar sadar! Gang yang selama ini Banana anggap sebagai musuh besar tiba-tiba datang ikut ngelayat. Siapa lagi kalau bukan Gang Comber. Tapi engga semuanya dateng. Cuma ketuanya doang yang dateng. Dia selama ini dikenal dengan julukan King Combro. Percakapannya sebagai berikut.

Bananacantikimutdanbersahaja:

Mau apa kamu kesini?… Keluar! (niruin sinetron-sinetron indonesia)

Kingcombrojelekbauketek:

Saya datang dengan damai, Banana! (yang ini kebanyakan nonton film kolosal)

Bananacantikimutdanbersahaja:

Damai tidak akan perhah ada untukmu, Bajingan!

Kingcombrojelekbauketek:

Tenang Banana, tenang! Saya justru ingin bernegoisasi dengan anda!

Bananacantikimutdanbersahaja:

Negoisasi apa? Aku engga jualan combro, King Combro!

Kingcombrojelekbauketek:

Ayolah Banana, hari ini kita lupakan perselisihan kita. Aku punya tawaran menarik untukmu!… Tentang Gomes!

Bananacantikimutdanbersahaja:

Jadi kisah cintaku tentang Gomes terdengar sampe ke negaramu, maksudmu?

Kingcombrojelekbauketek (kepeleset, terus gubrak):

Bukan Banana! Gomes itu sebenarnya seekor ular. Ular berbisa!

Bananacantikimutdanbersahaja:

APA!! Jadi selama ini Gomes itu vokalis HELLOM?

Kingcombrojelekbauketek (ngeluarin baygon sachet dari sakunya, terus minum setetes):

Bukan juga Banana!…bukan itu maksudku!… Gomes itu pria yang telah menipu banyak wanita, dengan kata-kata rayuannya. Adikku juga telah jadi korban. Tapi syukurlah dia selamat.

Tapi setengah wanita di sekolahku malah menjadi korban keganasan rayuanya. Ada yang mati gantung diri di toilet, loncat dari menara eipel, terjun ke loebang boeaya, minum baygon energy drink, sampe harakiri pake penggaris karena tipuannya.

Gomes itu pria berbahaya, Banana! Dia The Real Ular Berbisa! Kita harus memberinya pelajaran

Bananacantikimutdanbersahaja (berdiri):

Apa!!! Jadi maksud kamu Banana harus ngajarin matematika, sama Gomes!

Kingcombrojelekbauketek (satu tetes baygon lagi diteguknya)

Bukan Banana! Kita harus buat dia kapok, dengan memberinya pelajaran yang berarti. Misalnya, dengan menyewa pembunuh bayaran.

Bananacantikimutdanbersahaja:

Pembunuh bayaran?! Halllooo… hari gene, nyewa pembunuh bayaran! Sekarang udah bukan jamannya lagi Rambo, King Combro!

Kingcombrojelekbauketek:

Bukan itu maksudku Banana. Gomes itu Cowok matrealistis. Kita sewa  perempuan buat ngejebak Gomes. Kita suruh perempuan itu ngedekitn Gomes, terus naklukin hatinya. Setelah hatinya takluk, suruh cewe itu balik morotin Gomes. Gimana?

Bananacantikimutdanbersahaja:

Jadi…maksud King Combro… selama ini…Gomes itu cuma morotin Banana? Gomes itu bukan bener-bener cinta sama Banana?

Kingcombrojelekbauketek:

Cape dehhh… Ya ealah, Ban.

Bananacantikimutdanbersahaja:

Jangan panggil Banana, BAN!….Banana engga ahli tambal BAN. Panggil nama panjang.

Kingcombrojelekbauketek:

Maap. maap. Begitulah Banana. Gimana?

Bananacantikimutdanbersahaja (mikir-mikir dulu 2jam):

Baiklah! Banana jadi dendam sama Gomes. Kapan kita mulai?

Kingcombrojelekbauketek:

Besok, gimana? Tapi kamu harus udah masuk sekolah. Nama cewe yang kita bayar itu Pamela Berototsen.

Bananacantikimutdanbersahaja:

Beu…panggilannya apa?

Kingcombrojelekbauketek (sambil cekikikan):

Miss Otot!

Bananacantikimutdanbersahaja:

Hahahahahaha…ya udah kita bayar aja pecun itu.

Kingcombrojelekbauketek (kaget terus bingung):

Pecun? Dia bukan pecun, Banana.

Bananacantikimutdanbersahaja:

Kan dia cewek yang mau dibayar! Yaaa…namanya pecun, kan?

Kingcombrojelekbauketek (Nulis surat, terus minum satu botol baygon):

Ini surat terakhir untukmu, Banana. Blame in Peace!

—–tamat——

Nahhh… begitulah Dibana. Aku dikasih surat sama King Combro, sebelum dia kuanterin ke rumah sakit terdekat, karena over  dosis baygon. Dalam suratnya itu berisi.

Banana…jangan hina Pamela Berototsen. Dia itu pacarku.

Begitulah curhatku kali ini, Dibana. Besok aku mulai masuk. Dan aku pengen lihat, apa strategi King Combro berhasil atau tidak. Apa benar yang dikatakan King Combro, kalau Gomes itu matere atau tidak? Apa dendam Banana terbalaskan karena penghianatannya? Ataukah malah Pamela Berototsen yang kepincut sama Gomes?

Saksikan di bioskop terdekat, Dibana!

Love u Dibana!

Banana Cinta Nana


Curhat Banana Sebelumnya..

5 April Part II

5 April 2010

15 Maret 2010

23 Februari 2010

4 Tanggapan

  1. mwahahahaha… ups, maaf Banana. bukannya bermaksud menari diatas penderitaan Banana.

    yang tabah, ya. tapi kok Julia mau sih sama Gomes? :p

    jangan nangis aja, ntar kempes lho… 😀

  2. kyk kenal ma ceritanya qeqeqeqeeqe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: