Lomba Cerpen Pena Cerdas KFC


Wah wah wah… akhir-akhir ini saya banyak posting lomba. Tapi mau digimanain lagi: 17 Agustus masih lama (ikut lomba balap karung, balap kerufuk, dll), dan bagi para pecinta lomba sejati yang ingin selalu menyalurkan bakatnya lewat lomba, selalu haus akan penghargaan. Ya mana tahu adik, teman, kakak, pacar, dkk anda butuh informasi ini. Mumpung masih lama, ya, apa susahnya mengikuti acara ini.  Info selengkapnya, silahkan baca artikel di bawah, atau klik DISINI, untuk melihat langsung  sumbernya.

Lomba Cerpen Pena Cerdas KFC

Kategori

  • Usia 10 – 13 Tahun.
  • Usia 14 – 18 Tahun.
  • Usia 19 – 22 Tahun.
Tema & Isi Karya
  • Tema: AKU PEDULI.
  • Isi Karya: Berkaitan dengan KFC, baik produk, tempat, dan lain sebagainya.
Syarat & Ketentuan
  • Berlaku sesuai ketegori usia diatas.
  • Beli KFC Kombo Hit List, lalu gunakan STRUK pembeliannya sebagai Nomor Pendaftaran (1 struk berlaku untuk 1 karya).
  • Hasil karya harus orisinal, belum pernah diperlombakan sebelumnya dan belum pernah dipublikasi di media manapun seta belum pernah menang.
  • Isi karya tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
  • Hasil karya berbentuk format MS.Word atau PDF, Isi karya: 6 Halaman Follio, Jenis Huruf: Verdana, Ukuran Font: 10pt dengan 1,5 spasi .
  • Tiap Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 karya (maksimal 5 karya).
Cara Meng-upload Materi Karya:
  • Buka website http://www.virtualxbook.com.
  • Klik icon Pena Cerdas KFC.
  • Isi format pendaftaran (Nomor Struk Pembelian KFC Kombo Hit List, Nama Peserta, Asal Sekolah, Tempat & Tanggal Lahir, No.Tlp, Alamat Email, & No.Kartu Identitas/Kartu Pelajar yang masih berlaku, serta Foto Diri dalam format JPEG).
  • Setelah pendaftaran selesai, upload karya (klik icon Upload Karya). Setelah verifikasi pendaftaran, karya dapat dibaca dan di-vote.
  • Karya yang telah didaftarkan tidak dapat dikembalikan.
  • Materi karya diupload mulai 15 Januari 2010 s/d 15 April 2010.

Penilaian Pemenang

  • Seluruh karya yang masuk ke http://www.virtualxbook.com akan dibaca dan divote oleh masyarakat umum untuk menentukan 21 Finalis dan juara favorit.
  • Voting dimulai 15 Januari 2010 s/d 20 April 2010.
  • Selanjutnya ke-21 Finalis ini akan dinilai kembali oleh para juri pada saat final di KFC Kemang pada akhir akhir April 2010. Khusus untuk pemenang favorit mutlak dipilih oleh masyarakat melalui website.
  • Penentuan pemenang berlaku mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  • Hasil Karya sepenuhnya menjadi milik PT. Fastfood Indonesia, Tbk.

Cara Mengikuti Vote

  • Login ke http://www.virtualxbook.com (Gratis) ~ Klik Pena Cerdas KFC ~ Baca Karya Peserta ~ Vote & Beri Komentar (1 email = 5 vote/hari, Bebas).

Menangkan Hadiah Jutaan Rupiah, Laptop, HP Keren, Jutaan Voucher & Merchandise KFC, serta 10 HP untuk Komentar Terbaik.

Keterangan lebih lanjut, hubungi: 021-937 837 02 atau email: eventkfc@virtualxbook.com

Sumber: Situs virtualXBook

catatan:  logo di atas bukan logo resmi lomba, melainkan mengunduh dari, http://www.taibros.net/images/writing.jpg

Cara Mengembangkan Ide Cerita Fiksi Ala Rey (Bag III)


Fiuhhh…akhirnya koneksi internet saya jalan juga. Mohon maaf sebelumnya bagi para pembaca setia yang menanti-nanti bacaan saya, tapi pas buka blog, tidak menemukan update terbaru tentang bahasan saya ini.

Baiklah, tidak usah banyak basa-basi, takutnya bahasan saya keburu basi. Dan makanan yang basi itu bukankah dilarang untuk dimakan, bukan? Hmm….

Ok! Sekarang saya menganggap IDE anda BEDA! Dan tidaklah SAMA. Jangan pernah tanyakan saya lagi: “tapi…saya ragu nih, orang-orang bilang ide saya mirip si penulis A,” atau “Wah mas, tidak bisa begitu. Ide saya ini mirip banget loh sama yang punya ide ini asli.”

Ahhh….tidakk!

Saya tak mau mengulangi lagi pembicaraan saya. Selama anda tidak copy-paste, dan bila anda mengutip kalimat dari penulis tertentu dengan memasukkan sumber: saya yakin, orang yang membaca melihat anda adalah penulis yang jujur. Dan lagipula yang saya bicarakan ini bukanlah sebuah tulisan yang sama, melainkan IDE yang anda anggap kebetulan SAMA.

Coba anda baca tulisan yang berdasar pada IDE yang SAMA, tapi tulisannya berbeda, mmm…contoh saja, novel parodi Oben Cedrie yang berjudul Tuilet: tuh iler melet….BINGGO! Anda pintar! Jika anda sudah membacanya, maka anda menemukan kalau ia jelas-jelas mengambil ide dasar dari kisah percintaan vampir dan manusia– namun, apa yang dilakukan oleh penulis (Oben Cedrie)– dia tidak jelas-jelas meng-copy-paste apa yang ia baca dari novel asli karangan Stephanie Meyer itu. Tapi ia merombak ide dasar menjadi Ide yang wah!….bisa anda lihat sendiri.

Oben Cedrie termasuk penulis parodi komedi yang diperhitungkan. Hmm…ya…itu hanya contoh. Masih banyak lagi sebenarnya.

Tapi perlu digaris bawahi, kalau saya ingin anda menjadi penulis yang menciptakan trendsetter, bukan follower. Kalaupun anda merasa tidak mampu menjadi trendsetter, saya rasa saran yang paling istimewa adalah: BERUSAHA! BELAJAR! DAN JANGAN PUTUS ASA! Kalau untuk mencapai trendsetter anda perlu menjadi follower terlebih dahulu, kenapa tidak?

Kembali ke sharing saya tentang Mengembangkan Ide Cerita Fiksi Ala Rey… Ingat, saya bukan berbagi tentang tehnik menulis.

Perhatikan Hal yang Kecil ketika Mengembangkan Ide Cerita anda.

Siapa yang tak kenal dengan Sherlock Holmes, si detektif handal dari 221B Baker Street. Kemampuannya menganilisa suatu kasus yang sulit dipecahkan oleh polisi, ia pecahkan dengan kekuatan pikirannya untuk melihat setiap jejak kasus dengan teliti. Benda yang paling kental dengan karakternya adalah kaca pembesar! Itu sudah jelas membuktikan, kalau dia orang yang teliti. Ya, teliti. Holmes selalu memperhatikan hal-hal yang kecil ketika memecahkan kasusnya. Hal kecil yang sepele, justru menjadi kunci terselesaikannya kasus yang Holmes alami.

Saya jelas bukan Sherlock Holmes, dan saya tidak akan meminta pembaca yang budiman menggunakan kaca pembesar ke ide di otak anda, untuk meneliti satu persatu ide yang keluar. Tapi, yang saya pelajari dari yang saya ceritakan dari ide-ide cerita yang saya buat adalah, saya sering mengembangkan ide cerita dari bagian ide cerita saya yang kecil. Hmm…saya yakin, anda pasti bingung. Ngopi dulu lahh…nyantai…

Sekedar promosi, saya punya cerpen, dengan cerita berjudul: PSK (tersedia di kolom cerpen). Saya yakin, sebagian orang pasti mengira itu Pekerja Seks Komersil, dan sebagian lagi menebak, itu adalah sebuah tipuan. Hmm…jawabannya dari saya simple: saya justru awalnya membuat ide cerita itu  tentang Pekerja Seks Komersil. Tapi saya berubah pikiran (beda tidak?). Itu semua karena saya menilai dari huruf ‘P’ dan ‘K’– bisa saya jadikan objek untuk dikembangkan menjadi sebuah cerita yang sulit dibaca ceritanya, dan ditebak akhirnya. Saya yakin, sebagian penulis yang ahli pasti tahu teknik membelokkan cerita dan mengejutkan ending, agar ceritanya menarik– dan yang saya lakukan memang sama.

Adalagi, ketika saya membuat cerpen berjudul 60 mayat (silahkan baca di kumpulan cerpen Kacang Keledai: hehehehe…): awalnya, saya benar-benar bin sungguh, berniat membuat cerita itu tentang pembunuhan oleh seorang pembunuh berdarah dingin, psikopat, dll. Tapi mendengar ada kata ‘pembunuh berdarah dingin‘ — saya mengembangkannya menjadi ‘syuting pembunuh berdarah dingin‘.  Malah tadinya saya berniat untuk mengubah jalur idenya menjadi : pembunuh berdarah dingin, yang membunuh dengan celana kolornya, yang tak pernah dicuci selama sepuluh tahun.

Ayo…sekarang anda pasti bisa! Ya…mungkin anda punya ide cerita dengan ide dasar dan sederhana dari ‘Kisah percintaan tanpa restu orang tua‘– lalu anda kembangkan menjadi ‘Kisah percintaan orang tua yang bingung dengan yang dinamakan’ restu’?” Hmmm…. atau mungkin anda punya ide sederhana, dari “Kisah cinta sulit menyatu karena perbedaan umur,” menjadi ” Cinta tentang si Umur yang tak punya kisah yang harus diceritakan.”…..ayolah….anda pasti pernah terpikir untuk menulis yang aneh-aneh, bukan? Tapi anda takut tak bisa?

Anda Pasti BISA! Kalau anda tetep ngotot bilang: SUSAH EUY! atau NULISNYA GIMANA? jawaban dari saya…Banyak-banyak membaca. Baca apapun yang anda pengen baca. Apapun yang berhubungan dengan membaca, pasti hasil dari membaca. Jangan malas. Tidak ada sejarahnya kalau penulis sukses dari hasil tidur-tiduran, atau maen layang-layang sambil nulis.

Dalam surat al-alaq ayat 1 (satu) pun, tertulis: Bacalah! Dengan menyebut nama Tuhanmu.”…apa anda berniat melawan?

Sekian! Mohon maaf bila ada kesalahan dari saya. Tapi yang saya tulis, belum tentu tamat!

Keep Writing!

sumber gambar: http://us.123rf.com/400wm/400/400/ktsdesign/ktsdesign0606/ktsdesign060600288/455504.jpg

Cara Mengembangkan Ide Cerita Fiksi Ala Rey (Bag 1)


Antara Tehnik menulis, dan Ide Cerita.

Biarpun saya bukan penulis sebesar Stephen King yang membuat cerita The Mist, dan kabut di dalam supermarketnya. Saya juga bukan JK Rowling yang bisa menyihir imajinasi pembaca dengan dunia sihirnya. Ataupun saya bukan Dee yang mampu menyedot perhatian ‘sastrawan dan sastrawati’ dengan Supernova-nya. Saya hanya penulis biasa yang ingin berbagi kepada para penulis sekalian, tentang cara mengembangkan ide, ala saya sendiri.

Banyak penulis yang merasa, dengan teknik menulis yang hebat– seorang penulis mampu menarik perhatian dunia kepenulisan, dengan tekniknya. Ya…saya menganggap itu ada benarnya juga, tetapi apakah seorang pembaca mengerti dengan itu semua? Apa pembaca tahu EYD anda sudah sesuai atau tidak? Atau pembaca akan meneliti letak kesalahan anda dimana, lalu akan langsung mencap anda penulis yang amatir?

Jawaban dari saya pribadi…TIDAK SEMUANYA!  Teknik itu akan mengikuti setelah anda punya sesuatu yang berbeda dari diri anda (dibaca: karya tulis anda). Dan yang berbeda itu tak hanya Pak Teknik, yang mengalir, dan mampu menyedot perhatian anda hingga Si Buku dibaca sampai habis. Penilaian subjektif saya, jika anda hanya mengandalkan Pak Teknik sebagai kekuatan menulis anda,  maka pembaca akan jenuh dengan cerita standar yang anda tawarkan,  walau teknik yang anda gunakan, bisa dibilang luar biasa!

Kredibilitas anda sebagai penulis fiksi akan diragukan: padahal, anda sudah merasa “Teknik gue dah keren nih! Lo aja yang buta engga bisa liat tulisan gue yang sekeren ini”

Woohhoo…Halloo. Anda penulis atau Tuhan?

Penulis yang baik, adalah penulis yang puas jika tulisan yang dibuatnya, bermanfaat bagi orang lain. Memberikan kesan yang mendalam di hati pembaca, dan dapat dikenang namanya hingga beberapa dekade. Itu menurut saya.

Sedangkan penulis yang luar biasa, bagi saya, adalah penulis yang mau menggali kreativitas di dalam dirinya. Mengembangkan apa yang sudah dimilikinya walaupun lebih– dan terus berpacu untuk melakukan yang lebih, dan lebih. Ia tak pernah merasa puas, jika hanya menjadi pengikut aliran si A. Tapi menjadi si A agar diikuti. Yah…singkat kata mah, jadi trendsetter. Jadi penulis yang memiliki karakter BEDA! Bukan penulis yang berkarakter SAMA.

Dan itu semua biasanya, terlihat dari satu kata: IDE!

Apa anda tak ingin menjadi seorang penulis yang dinilai tak pernah kehabisan IDE? Apa anda tak ingin tulisan anda menjadi best seller, karena IDE ceritanya yang cemerlang? Apa anda tak ingin memiliki kreativitas diluar penulis yang hanya mengandalkan teknik saja?

Jika seluruh jawaban anda adalah TAK INGIN. Maka selamat! Anda akan terus dibayangi oleh standarisasi yang dibentuk oleh pikiran anda sendiri. Dan jika jawaban anda: IYA, SAYA INGIN! Maka buatlah perubahan dalam gaya menulis anda. Ciptakan sesuatu yang berbeda. Buat cerita yang tak pernah orang bayangkan sebelumnya.

Tapi tunggu dulu. Bukan berarti anda punya ide, lantas anda dikatakan penulis yang hebat. Jangan buat pembaca malah pusing dengan cerita yang anda buat, karena melihat tulisan yang keren, tapi tak memiliki teknik menulis yang mumpun. Biar bagaimanapun, kombinasi antara ide dan teknik yang bagus selalu menghasilkan karya yang sulit untuk dilupakan.

Pelajaran pembukaan tentang Ide yang pertama:

Jika anda memiliki ide yang cemerlang. Dan beda dari yang lainnya: simpan ide anda, kalau perlu tulis. Kemudian Belajarlah dahulu menggunakan teknik menulis yang baik dan benar. Menjadi penulis itu gampang-gampang susah, juga sabar-tidak sabar.

Baiklah, anda sudah terlanjur membaca terlalu jauh tulisan saya. Apa salahnya melihat cara saya mengembangkan ide, lalu anda kembangkan lagi dengan imajinasi anda, hingga tanpa batas. Percayalah kalau yang namanaya  ide itu, Unlimited.

Yang pertama:

Berpikirlah kalau ide anda itu BEDA! Tidak SAMA. Jangan biarkan orang lain mengusik pikiran anda : kalau ide anda itu SAMA.

bersambung…


Sumber gambar:

http://images.search.yahoo.com/images/view?back=http%3A%2F%2Fimages.search.yahoo.com%2Fsearch%2Fimages%3Fp%3Dlamp%2Bidea%26ei%3DUTF-8%26fr%3Dyfp-t-701&w=448&h=336&imgurl=absurdity.ru%2Fwp-content%2Fuploads%2F2008%2F10%2Fidea-lamp.jpg&rurl=http%3A%2F%2Fabsurdity.ru%2F237%2Fredesign&size=15k&name=idea+lamp+jpg&p=lamp+idea&oid=ef6a8613a134309a&fr2=&no=1&tt=18395&sigr=110qb3if1&sigi=11l3r4kmh&sigb=12ep6eg2i